kartu-kredit-terms

Analisis Kredit


June 3, 2020 | Categories: Keuangan.

Analisis kredit atau penilaian kredit dilakukan oleh account officer dari suatu bank dan account officer tersebut dari sisi level jabatannya merupakan level seksi atau bagian, atua bahkan dapat pula berupa committee (tim) yang ditugaskan untuk menganalisis permohonan kredit. Analisis kredit ini dilakukan dengan tujuan agar kredit yang diberikan mencapai sasaran, yaitu aman. Artinya kredit tersebut harus diterima kembali pengembaliannya oleh bank secara tertib, teratur, dan tepat waktu, sesuai dengan perjanjian antar bank dengan nasabah sebagai penerima dan pengguna kredit. Selain itu, dengan tujuan terarah, artinya kredit yang diberikan tersebut akan digunakan untuk tujuan seperti yang dimaksud dalam permohonan kredit dan sesuai dengan peraturan dan kesepakatan ketika disyaratkan dalam akad kredit.

Untuk mewujudkan hal di atas, perlu dilakukan persiapan kredit, yaitu dengan mengumpulkan informasi dan data untuk bahan analisis. Kualitas hasil analisis tergantung pada kualitas SDM, data yang diperoleh, dan teknik analisis.

Seorang account officer dituntut keterampilannya, baik secara teknis serta memiliki penguasaan pengetahuan yang bersifat teoritis. Seorang account officer yang baik telah terbiasa dengan berbagai borang yang lazim digunakan untuk menganalisis dan mengetahui tentang cara-cara menganalisis, memiliki pengetahuan yang memadai tentang aspek ekonomi, keuangan, manajemen, hukum, teknis, serta memiliki wawasan yang luas mengenai prinsip-prinsip perkreditan.

Kualitas data yang digunakan untuk menganalisis harus dijamin akurat, mutakhir dan dapat dipercaya. Untuk itu, account officer perlu melakukan penyidikan (investigasi) atau penelitian ke lokasi atau pemeriksaan setempat atau dapat pula menggunakan bantuan konsultan yang ahli pada bidangnya sehingga akan diperoleh kesimpulan yang tepat dan mendalam.

Teknik analisi dilakukan secara cermat dan teliti dengan senantiasa memerhatikan atau berpedoman pada ketentuan yang berlaku yang mencakup analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Penilaian setiap permohonan kredit sangat tergantung pada faktor-faktor seperti jenis usaha, sektor ekonomi, tujuan penggunaan kredit, jumlah kredit. Prinsip dasar dalam menganalisis kredit yang lazim dikenal dengan “Prinsip 6C’s”, yaitu Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition of Economic dan Contrains. “6C Analysis” ini dilakukan dengan meneliti aspek-aspek yang terdapat di dalam kegiatan usaha nasabah seperti aspek manajemen, marketing, teknis, dan keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita lainnya


 
+62-815-1121-9673