risiko-perkreditan

Risiko Perkreditan


June 2, 2020 | Categories: Bisnis.

Setiap bisnis sudah pasti akan berhadapan dengan berbagai risiko sehingga tidak ada suatu bisnis yang tiada risiko. Akan tetapi, setiap bisnis mempunyai risiko dan tingkat risiko yang berbeda satu sama lain. Pemberian kredit sudah pasti mengandung risiko dan di sinilah peran account officer untuk memperkecil atau bahkan menghindar risiko dengan berbagai rambu yang dipersiapkan sebelumnya. Berbagai risiko yang perlu menjadi perhatian pengelola bank, antara lain sebagai berikut.

a. Risiko Politik

Banyak penyaluran kredit yang gagal sebagai akibat tidak adanya kebijakan politik yang jelas sehingga politik yang stabil merupakan faktor yang sangat menentukan dalam keberhasilan kegiatan usaha/nasabah. Dalam suatu negara yang sedang bergejolak seperti dialami Indonesia pada kurun waktu 1997 _ 2003 sendi-sendi perekonomian mengalami kehancuran sehinggabanyak usaha yang hancur berantakan, macet, dan bahkan sulit untuk kembali bangkit seperti sebelum terjadi krisis moneter pada pertengahan tahun 1997. Akibat krisis moneter ini banyak perusahaan yang terpaksa gulung tikar dan akhirnya merefleksi hancurnya bisnis perbankan yang berakhir dengan likuidasi beberapa bank.

b. Risiko Sifat Usaha

Setiap jenis usaha masing-masing mempunyai risiko sesuai dengan karakter usahanya, bahkan antarusaha yang sejenis pun memiliki risiko yang berbeda pula. Oleh Karena itu, ketika akan membiayai suatu jenis usaha nasabah, perlu diketahui secara balk kemungkinan risiko yang akan dihadapi dikemudian hari sehingga bank dapat mengantisipasinya sebelum risiko tersebut benar-benar terjadi. Cara terbaik untuk menghadapinya adalah dengan tidak menyamakan setiap jenis usaha dan penyaluran kredit tetap perlu dilihat secara kasus per kasus.

c. Risiko Geografis

Risiko geografis ini dimungkinkan timbul Karena kesalahan memilih tempat/lokasi usaha sebagai akibat kurang cermatnya memilih lokasi yang tepat dan aman. Pembiayaan usaha nasabah yang berlokasi di daerah rawan gempa, daerah gunung berapi, daerah rawan banjir, daerah rawan longsor, yang sesungguhnya tidak cocok untuk suatu bisnis yang dimohon oleh nasabah.

d. Risiko Persaingan

Bisnis apa pun yang ingin dimasuki/digeluti oleh nasabah tidak akan ter¬lepas dari terjadinya persaingan bisnis. Persaingan ini dapat terjadi antara nasabah dengan usaha yang sejenis, atau dapat pula antarbank yang ingin sama-sama membiayai proyek sejenis atau bahkan pada proyek yang sama.

e. Risiko Ketidakpastian Usaha

Ketidakmampuan memprediksi/meramal kondisi yang akan datang akan berakibat fatal bagi bisnis. Akibatnya adalah banyak usaha yang dilakukan secara spekulasi dan bukan didasarkan pada perhitungan yang akurat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita lainnya


 
+62-815-1121-9673